Pengalaman Saya Berakhlak Terhadap Allah
Nama : Khusnul hidayah
Kelas : KPI 1 D
NIM
: 1113051000159
Pengalaman
ini saya alami sekitar 2 atau 3 tahun yang lalu saat saya masih duduk di kelas
2 SMA. Saat itu ada seorang ustadz pelajaran Ta’limul Muta’alim sedang
menceritakan pengalaman pribadi beliau pada saat beliau masih sekolah dulu tentang
puasa 7 hari dengan maksud memohon kepada Allah supaya dimudahkan untuk
menghafal. Dan tanpa berpikir panjang saya langsung mencoba apa yang sudah
beliau jelaskan tadi.
Puasa
itu dilakukan 7 hari berturut-turut, dan waktu itu saya bersama beberapa teman
niat mulai puasa pada hari Senin. Saat itu hanya beberapa anak yang mau
mengamalkan dikarenakan mayoritas teman-teman saya tidak begitu peduli dengan
saran ustadz tersebut. Dalam menjalankan puasa itu ada beberapa hal yang harus
dilakukan seperti:
1. Selama
puasa 7 hari itu kita harus membaca surat An Nasr setiap selesai sholat fardu
sebanyak 7 kali.
2. Berbuka
dengan air yang ditaruh dalam wadah, yang wadah tersebut sebelumnya sudah
ditulisi dengan surat An Nasr namun dalam bentuk tulisan perhuruf hijaiyah
tanpa disambung dan tanpa harokat mengunakan polpen cair atau spidol supaya
mudah larut jika disiram air.
3. Puasa
berturut-turut jika tidak itu dianggap gagal dan mengulang dari awal lagi u
harus dilakukan.
4. Tawakal
dan yakin.
Setelah
kita menyelesaikan puasa itu, entah karena sugesti atau memang benar-benar
berhasil, kita merasakan dimudahkan dalam hal menghafal pelajaran yang sebelum
kita melakukan puasa itu, kita merasa susah sekali untuk menghafalnya. Kita
juga lebih fokus dan mudah dalam
menangkap pelajaran-pelajaran yang disampaikan oleh para guru. Dalam praktik
ibadah kali ini, keyakinan dan kepasrahan atau keikhlasan sangat diperlukan
untuk kesuksesan atau keberhasilan dari apa yang kita inginkan.
Untuk
mendapatkan hasil yang lebih maksimal, amalan ini bisa dilakukan berulang-ulang
kali dengan cara yang sama. Silahkan anda membuktikan sendiri mamfaat dari
amalan ini. Segala sesuatu berasal dari
Allah dan hanya kepada-Nya lah kita berhak meminta. Segala puji bagi Allah atas
segala kebesarannya.