Selasa, 03 Desember 2013

Laporan Ahklak II



ISI LAPORAN

                                                              
Nama               : Destiana Maisratun
NIM                : 1113051000155
Kelas               : KPI.1D
Tema               : Pengalaman Saya Berakhlak Kepada Allah SWT
Judul               : Mengaplikasikan Kebiasaan Berakhlak Baik dalam Kehidupan Sehari-hari
Assalamu’alaikum Wr.Wb
            Pertama kali saya ingin membicarakan akhlak kepada Allah SWT. Mangapa umat Islam harus berakhlak kepada Allah? Tentunya karena Allah sebagai khalik (Maha Pencipta) dan kita sebagai umat-Nya melakukan perbuatan yang seharusnya dilakukan atau diperintahkan oleh-Nya. Pertama-tama saya ingin menceritakan tentang akhlak saya kepada Allah STW. Saya sebagai umat muslim yang menganut kitab Al-Qur’an yang disana terkandung kebenaran dan sikap-sikap yang baik dilakukan maupun tidak. Tentunya sejak saya kecil, saya sudah diajarkan bagaimana shalat walaupun pada saat itu belum sempurna. Kedua orang tua saya mengajarkan untuk tidak berbohong dan berbuat baik kepada sesama tentunya dalam beribadah.
Semenjak kecil saya ingin mengetahui untuk apa saya shalat? Dan jawabannya adalah sebagai umat muslim kita diwajibkan untuk shalat, ini salah satu cara untuk dekat kepada Allah SWT. Saya dijelaskan kepada kedua orang tua saya dan guru mengaji saya sewaktu kecil karena Allah kita diciptakan dan kepadanya kita kembali. Lambat laun saya pun mengerti agama saya. Ketika saya mendapatkan suatu masalah, kegelisahan, kebahagiaan dll saya bercerita kepada Allah. Alhamdulillah saya selalu merasa dalam keadaan bersyukur ketika mengalami masalah atau musibah. Karena sesungguhnya bersama masalah akan ada kemudahan.
Berakhlak kepada Allah karena Dia yang menciptakan manusia. Seperti dalam Surah At-Thariq ayat 5-7 yang berbunyi : (5). “Maka hendaklah manusia memperlihatkan diri apakah dia diciptakan?” (6). “Dia tercipta dari air yang terpancar” (7) “Yang terpancar dari tulang sulbi dan tulang dada”.
            Terkadang saya memikirkan bahwa saat saya bersyukur telah diberikan kelengkapan panca indera, pendengaran, penglihatan, akal pikiran dan tubuh yang sempurna (tidak cacat) itu membuat saya semakin cinta kepada Allah. Dia Maha Tahu apa yang di butuhkan oleh umatnya walaupun dalam setiap doa yang saya panjatkan terkadang tidak sesuai dengan apa yang saya inginkan. Namun Allah memberi apa yang saya butuhkan bukan yang saya inginkan. Membicarakan soal akhlak dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita harus ikhlas dalam menjalankan perintah-Nya dan ikhlas menolong sesama manusia. Ikhlas saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari salah satunya adalah melakukan pekerjaan dengan sepenuh hati mengharapkan Ridha Allah, tulus membantu teman atau siapapun yang kesulitan selagi saya bisa dan dalam jangkauan kemampuan saya.
Selain itu saya diajarkan berakhlak tawadu, saya tidak meyukai sombong dan saya menanamkan kepada diri saya bahwa kita harus banyak belajar dari orang lain bahwa banyak sekali ilmu yang didapatkan dari pengalaman orang lain. Kemudian berperilaku sopan terhadap orang yang lebih tua, teman atau yang lebih muda. Karena berperilaku sopan itu indah dan sangat terpuji. Saya pernah bimbang dalam memilih dua pilihan yang saya harus pilih. Saat itu saya menyukai kedua pilihan tersebut. Saat saya shalat istikharah alhamdulillah saya dimimpikan yang berhubungan dengan pilihan saya tersebut. Saya pun memilihnya, sejak saat itu segala sesuatu yang diperlukan untuk saya Allah selalu ada untuk saya.
Bertawakkal kepada Allah juga saya lakukan saat saya sudah berusaha dengan semaksimal mungkin dan usaha itu saya serahkan kepada Allah seperti ketika Ujian Masuk Perguruan Tinggi saya selalu belajar dengan maksimal. Saya bersyukur usaha yang saya lakukan membuahkan hasil dan berserah diri kepada keputusan yang telah ditentukan oleh Allah SWT. Segala sesuatu yang saya lakukan akan terasa mudah jika kita selalu mencurahkan isi hati saya kepada Allah karena dengan cerita kepada-Nya lah beban yang saya punya sedikit berkurang.
Tidak ada hentinya selalu saya ucapkan rasa syukur atas nikmat yang telah saya miliki. Melihat banyak yang masih dibawah saya. Demikian cerita saya tentang akhlak kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Wassalamu’alaikum wr.wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar