Rabu, 04 Desember 2013

Praktikum III Akhlak Tasawuf Nurul Fikri

Praktikum III Akhlak Tasawuf
Nama        : Nurul Fikri
NIM        : 1113051000178
Kelas        : KPI 1 D
Mata kuliah    : Akhlak Tasawuf

              Pengalaman saya (Nurul Fikri) mengamalkan/mendawamkan surah Ar-Rahman setelah           setiap Shalat fardhu atau setiap saat
   
               Ketika saya mengamalkan surah Ar-rahman secara rutin setelah selesai sholat fardhu, Alhamdulillah saya merasakan manfaatnya. Banyak manfaat yang saya dapat salah satunya adalah saya merasa bahwa setiap urusan atau masalah yang saya hadapi Allah lebih mudahkan dari pada sebelumnya, seperti ketika saya sedang mengalami kesulitan ternyata Allah dengan sangat cepat membantu dan menolong hambanya. Lalu dengan mendalami dari segi artinya yaitu saya merasa bahwa setiap saat selalu diawasi oleh Allah, hingga saya merasa takut untuk berbuat hal yang tidak baik dan mendorong saya untuk senantiasa beribadah pada Allah yaitu dengan cara menjalankan segala perintah Allah dan meninggalkan larangannya. Dan selalu memaksimalkan sikap iffah (hati-hati) yakni hati-hati dalam menjaga hati, menjaga lisan, menjaga sikap dan perbuatan. Apalagi dalam surah ini banyak ayat yang artinya adalah “maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” Subhanallah, saya begitu merinding mendalami makna ayat tersebut seolah-olah kita seperti sedang berdialog dengan Allah, karena menyadarkan kita akan berbagai hal, dari kita yang kadang lalai akan perintah Allah dan kurang rasa syukur kita terhadap semua nikmat yang Allah telah beri, membuat kita tersadar agar terus banyak bersyukur yang tiada henti pada Allah atas nikmat yang diberi dan tidak kufur nikmat, karena kita sebagai manusia makhluk ciptaan-Nya tak mampu menghitung nikmat Allah. Dan mendorong saya untuk terus mengamalkan surah Ar-Rahman ini karena manfaatnya sangat banyak. Imam al-Baihaqi juga meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad saw bersabda : “segala sesuatu memiliki pengantinnya dan pengantin al-Qur’an adalah surah Ar-Rahman”  sungguh indah bukan, dalam hadits tersebut telah dijelaskan posisi Ar-Rahman sebagai pengantin al-Qur’an. Maka, semoga dengan kita selalu mengamalkan atau mendawamkan surah Ar-Rahman ini akan datang faedahnya kepada kita, dan semoga kita selalu ditambahkan karunia Allah dan keberkahan hidup yang banyak serta selalu dalam naungan, ampunan, perlindungan, dan kasih sayang Allah SWT. 
Aamin ya Rabbalalamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar